Paranormal & Mystic Search

 

Rabu, 29 Agustus 2007

Mengenali Jin & Malaikat

Mengenali Jin & Malaikat

Apakah itu Jin?

Jin adalah nama jenis, bentuk tunggalnya adalah Jiniy ( dalam bahasa arab dahulu kala, dan Genie dalam bahasa Inggeris ) yang ertinya "yang tersembunyi" atau "yang tertutup" atau "yang tak terlihat". Hal itulah yang memungkinkan kita mengaitkannya dengan sifat yang umum "alam tersembunyi", sekalipun akidah Islam memaksudkannya dengan makhluk-makhluk berakal, berkehendak, sedar dan punya kewajipan, berjasad halus and hidup bersama-sama kita di bumi ini. Dalam sebuah hadith dari Abu Tha'labah yang bermaksud : "Jin itu ada tiga jenis iaitu : Jenis yang mempunyai sayap dan terbang di udara, Jenis ular dan jengking dan Jenis yang menetap dan berpindah-pindah."

Awal Penciptaan Jin

Allah S.W.T. menciptakan jin sebelum menciptakan manusia, dengan selisih waktu yang lama bila dikiaskan pada manusia mahupun jin sendiri. Allah S.W.T. berfirman ( maksudnya ) : "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari tanah liat kering ( yang berasal ) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Dan Kami telah menciptakan jin, sebelum itu dari api yang sangat panas. ( Surah Al-Hijr: 26-27 ).

Bagaimana Jin Dan Syaithan Hidup

Jin adalah makhluk yang sangat banyak sekali penduduknya, boleh dikatakan sama bilangan penduduk bumi sebanyak 5 bilion. Jarang ada suatu tempat di bumi ini yang tidak diduduki oleh jin, baik di daratan, lautan mahupun udara. Dunia mereka seperti dunia kita : Ada negara, kerajaan, berbagai bangsa & kabilah, penguasa dan rakyat jerata. Agama mereka pun tidak berbeza dengan agama manusia. Diantara mereka,alhamdulillah,ada yang Muslim dan memperoleh hidayah dari Allah S.W.T. Yang lain, beragama Masehi, Hindu, Buddha, penyembah berhala dan penganut ajaran komunis.

Beriman Pada Malaikat

Nama-Nama Malaikat Yang Dhaif & Maudhu’ Menurut As-Sunnah

1. Izra’il [37], oleh sebab itu yang benar adalah menamakannya dengan Malakul Maut [38] sesuai Al-Qur’an.
2. Ridhwan [39], oleh karenanya yang benar adalah menamakannya dengan Penjaga Syurga [40].

Pengaruh Beriman Kepada Malaikat


1. Semakin meyakini kebesaran, kekuatan dan kemahakuasaan Allah SWT.
2. Bersyukur kepada-Nya, karena telah menciptakan para malaikat untuk membantu kehidupan dan kepentingan manusia dan jin.
3. Menumbuhkan cinta kepada amal shalih, karena mengetahui ibadah para malaikat
4. Merasa takut bermaksiat karena meyakini berbagai tugas malaikat seperti mencatat perbuatannya, mencabut nyawa dan menyiksa di naar.
5. Cinta kepada malaikat karena kedekatan ibadahnya kepada Allah SWT, dan karena mereka selalu membantu dan mendoakan kita.

Footnote:

[37] Imam Ibnu Katsir menukilnya dlm tafsirnya atas QS As-Sajdah, 32/11; tetapi haditsnya tidak ada asalnya (lih. Ahkamul Jana’iz, I/254; juga dlm Takhrij At-Thahawiyyah, I/72)
[38] QS As-Sajdah, 32/11
[39] Haditsnya maudhu’, lih. Dha’if At-Targhib wat Tarhib, I/149; juga dlm Adh-Dha’ifah, X/138
[40] QS Az-Zumar, 39/73

Tugas-Tugas Para Malaikat

1. Beribadah kepada Allah SWT dengan bertasbih kepada-Nya baik siang maupun malam tanpa rasa bosan maupun terpaksa [12].
2. Membawa wahyu kepada anbiya’ maupun para Rasul [13].
3. Memohon ampunan bagi kaum yang beriman [14].
4. Meniup sangkakala [15].
5. Mencatat amal perbuatan manusia dan jin [16].
6. Mencabut nyawa [17].
7. Memberi salam kepada para penghuni jannah [18].
8. Menyiksa para penghuni neraka [19].
9. Memikul arsy’ Allah SWT [20].
10. Memberi kabar gembira dan memperkuat kondisi kaum mukminin [21].
11. Mengerjakan berbagai pekerjaan lain selain di atas, seperti melarang perbuatan maksiat & memberikan pelajaran [22], membagi tugas & pekerjaan [23], membawa kebaikan, menyebarkan rahmat, membedakan antara benar & salah [24], dsb.

Kewajiban Kita Kepada Malaikat

1. Mengimani keberadaan mereka [25].
2. Mengimani nama-nama, sifat-sifat, dan tugas-tugas mereka yang kita kenali maupun yang tidak kita kenali tapi diberitakan oleh Allah SWT [26].
Nama-Nama Malaikat Menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah Yang Shahih
1. Jibril [27], kadang juga disebut Ruhul Qudus [28], kadang juga disebut Ruhul Amin [29].
2. Mikal [30] atau sering disebut Mika’il.
3. Malik [31] atau Zabaniyyah [32].
4. Raqibun ‘Atid [33] (Yang dekat lagi mencatat) atau juga Kiraman Katibin [34] (yang mulia lagi mencatat).
5. Israfil [35].
6. Munkar & Nakir [36].

0 komentar: